JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat mengolah sate pada momen kurban Idul Adha. Bagian daging yang gosong atau menghitam disebut berpotensi memunculkan zat karsinogen yang dapat menjadi pemicu kanker jika dikonsumsi berlebihan.
Tradisi membakar sate memang sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia saat Hari Raya Idul Adha. Namun, di balik kelezatan sate, terdapat risiko kesehatan apabila proses pembakaran dilakukan hingga daging dan lemak hangus.
Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan bahwa bagian hitam pada sate merupakan karsinogen yang terbentuk akibat proses pembakaran.
“Kalau kita makan sate, pasti ada yang hitam-hitam seperti ini. Ini namanya karsinogen, penyebab kanker,” kata Budi, dikutip Jumat (29/5/2026).
Dia menuturkan, potensi munculnya karsinogen tidak hanya berasal dari daging yang gosong, tetapi juga dari lemak hewan yang ikut terbakar saat proses memanggang sate. Lemak disebut lebih cepat hangus dan memicu terbentuknya zat berbahaya tersebut.