Menkes Jamin Skrining dan Pengobatan Hepatitis B Bisa di Puskesmas

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Mei Sada Sirait)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyiapkan kebijakan baru untuk memperluas layanan skrining dan pengobatanHepatitis B hingga ke puskesmas. Seperti apa aturan baru tersebut?

Menurut Menkes Budi, langkah ini dilakukan agar pasien dapat memperoleh diagnosis dan terapi lebih cepat tanpa harus menunggu penanganan di rumah sakit. Rencana tersebut disampaikan Menkes saat menghadiri talkshow Hari Kesehatan Hati Sedunia 2026 bertema 'Solid Habits Strong Liver' di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurut Menkes, jumlah penderita Hepatitis B di Indonesia mencapai jutaan orang, sehingga layanan kesehatan primer perlu dilibatkan dalam penanganan penyakit tersebut.

"Kemarin saya ke Thailand. Itu salah satu best practice di dunia. Pemberian obat Hepatitis B bisa dilakukan di puskesmas karena jumlah pasiennya jutaan," kata Menkes.

Ia menilai penanganan Hepatitis B tidak dapat sepenuhnya bergantung pada rumah sakit. Karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan skema agar pemeriksaan awal dan pengobatan kasus-kasus tertentu dapat dilakukan langsung di puskesmas.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkes Ungkap Risiko Ebola Masuk Indonesia Rendah, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Menkes Pastikan Pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso Sudah Diizinkan Pulang

57 tahun lalu

Waspada! Daging Sate Gosong Bisa Picu Kanker, Begini Kata Menkes

57 tahun lalu

Menkes Pastikan Dokter Umum Puskesmas Bakal Dapat Pelatihan Deteksi Penyakit Hepatitis B

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal