Menhub Beri Sinyal Penurunan Harga Tiket Pesawat, Ini Syaratnya

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan sinyal penurunan harga tiket pesawat. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan sinyal bahwa harga tiket pesawat bisa turun. Namun, hal itu jika dua bulan ke depan kondisi harga avtur mengalami penurunan. 

Ia menilai arah konflik yang belakangan terjadi antara Amerika-Israel dan Iran menuju pada tawaran gencatan senjata. Jika hal ini terjadi dan Iran membuka jalur distribusi minyak, maka diproyeksikan harga avtur juga ikut tertekan. 

"Bahwa kalau melihat penjelasan, itu kita cukup optimis, apalagi arah perang ini tidak panjang sudah terlihat dengan adanya gencatan senjata. Mudah mudahan dalam dua bulan ke depan bisa berakhir," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Kamis malam (9/4/2026).

Menhub mengatakan, saat ini untuk menopang pendapatan maskapai di tengah kenaikan harga avtur, Pemerintah telah mengambil kebijakan mengubah kenaikan fuel surcharge menjadi 38 persen, PPN DTP, hingga pembebasan bea impor spare part pesawat. 

Akan tetapi, ketika harga avtur mulai turun di kemudian hari maka fuel surcharge yang menjadi salah satu komponen pembentuk harga tiket bisa diturunkan. Karena saat ini Pemerintah belum menetapkan tarif batas bawah/tarif batas atas (TBB/TBA) terbaru. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran kepada AS: Kami Tak Percaya Janji-Janji, Buktikan dengan Tindakan!

57 tahun lalu

Perundingan Damai AS-Iran Belum Jelas, Trump Masih Buka Opsi Serangan Militer

57 tahun lalu

Wapres JD Vance Bantah AS-Iran Sepakati Perjanjian Damai: Masih Diskusi!

57 tahun lalu

Panas! Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal