Menag: Kalau Ada Kelompok Radikal Memaksakan Golongan, Kita Lawan

Taufik Budi
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan akan melawan kelompok radikal yang ingin memaksakan kehendaknya. Sebab, Indonesia menjadi kaya karena memiliki banyak keragaman baik budaya, agama, suku, maupun golongan.

“Tidak boleh ada gerakan-gerakan radikal di negara yang kita kenal sangat plural, yang kekayaannya justru keberagaman,” kata pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu saat kunjungan ke Semarang Jawa Tengah, Kamis (24/12/2020) malam.

“Jadi kalau mereka, ada satu kelompok radikal ini memaksakan golongannya sendiri, keinginannya sendiri karena keyakinannya itu kita harus lawan,” kata dia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor itu mengingatkan, kemerdekaan Indonesia merupakan proses panjang yang melibatkan peran seluruh anak bangsa. Oleh karenanya, semua pihak memiliki kewajiban yang sama untuk mengisi pembangunan sekaligus menjaga persatuan.

“Bahwa Indonesia ini tidak boleh hanya dimiliki oleh satu kelompok, satu golongan, agama-agama tertentu. Indonesia ini milik semua golongan, milik semua agama, karena kita tahu Indonesia ini juga dimerdekakan oleh semua kelompok, semua golongan, semua agama,” ujarnya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yaqut Mendadak Jadi Tahanan Rumah, KPK Janji Awasi Ketat

57 tahun lalu

Alasan Yaqut Cholil Diam-Diam Jadi Tahanan Rumah, Ketahuan Tak Ikut Salat Id di KPK

57 tahun lalu

Facebook Jadi Ladang Konten Radikal dan Terorisme, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

KPK Geledah Kediaman Eks Menag Yaqut terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal