Sistem Pemilu di Indonesia selama ini dinilai membuat masyarakat jenuh karena banyak menyita waktu, boros anggaran, rawan kecurangan, marak politik uang serta menyebabkan terjadinya politik pecah belah.
Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan tema ini sengaja diangkat agar Partai Perindo dapat memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat secara luas terkait dengan pentingnya demokrasi dikelola secara terbuka, transparan, akuntabel dan memahami secara khusus terkait dengan makna Konvensi Rakyat yang telah digagas Partai Perindo.
Melalui webinar ini, Partai Perindo sebagai penggagas E-Democracy pertama di Indonesia berharap Konvensi Rakyat mampu membawa perubahan politik bagi Tanah Air dengan memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia Sejahtera dengan menjadi kandidat caleg.
"Untuk itu, Partai Perindo mengajak kepada seluruh pengurus partai, anggota dewan, anggota dan partisipan untuk bergabung dan turut serta menyebarluaskan," kata Rofiq.
Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi: bit.ly/MemberPartaiPerindo di www.partaiperindo.com.