Mangkir Panggilan KPK, Dito Mahendra Diduga Terlibat Pencucian Uang Nurhadi

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari Pengusaha Dito Mahendra. Dito diminta untuk kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi. Sebab, Dito sudah tiga kali mangkir alias tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri menjelaskan bahwa pihaknya memang membutuhkan keterangan Dito Mahendra untuk penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Diduga, ada aliran uang Nurhadi yang mengalir ke Dito.

"Ketika seorang saksi dipanggil oleh tim penyidik KPK, kami pastikan keterangannya sangat dibutuhkan di dalam perkara tindak pidana pencucian uang NHD ini," kata Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (10/1/2023).

"Artinya kami membuktikan TPPU itu kan aliran uang yang diduga diterima oleh tersangka yang kemudian berubah bentuk menjadi nilai ekonomis, termasuk apakah ada kerja sama dengan pihak-pihak lain ketika kemudian melakukan tindak pidana pencucian uang tersebut," sambungnya.

KPK telah berupaya mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada Dito. KPK juga telah menyambangi kediaman Dito. Namun, Dito tidak ditemukan di kediamannya. Ali meminta kepada siapa pun pihak-pihak yang mengetahui keberadaan Dito, untuk melaporkan ke KPK.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Wamenaker Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tak Ajukan Banding

57 tahun lalu

Eks Penyidik KPK Ungkap Audit BPK Jadi Ajang Negosiasi: Dimanfaatkan Auditor Nakal

57 tahun lalu

KPK Sebut Korupsi di Pemda Sudah Bertransformasi: Siklusnya Semakin Panjang

57 tahun lalu

Eks Penyidik KPK Soroti Kasus Bupati Muara Enim: Opini BPK Malah Jadi Ajang Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal