KPK Warning Gubernur dan Wakil Gubernur Jauhi Korupsi

Sabir Laluhu
Mendagri Tjahjo Kumolo (kanan) bersama gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik Presiden Jokowi di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/9/2018). (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini).

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan agar para kepala daerah menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Implementasi itu akan menjauhkan dari praktik tindak pidana korupsi.

Pesan ini disampaikan saat pimpinan KPK menerima Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan 9 gubernur/wakil gubernur yang hari ini dilantik Presiden Joko Widodo. Pertemuan berlangsung di Gedung KPK, Rabu (5/9/2018).

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menuturkan, dalam pertemuan itu pimpinan KPK mengingatkan para gubernur dan wakil gubernur tentang janji-janji mereka selama kampanye pada Pilkada 2018. Syarif menuturkan, KPK menyampaikan sejumlah hal terkait dengan pencegahan korupsi saat memberikan arahan.

"Fokus pada pengadaan barang jasa, perbaikan perizinan, promosi-mutasi pegawai, hingga pengelolaan bansos (bantuan sosial). Diharapkan semuanya bebas dari korupsi. Tujuan utamanya mereka harus menjalankan good governance agar tidak ada lagi (gubernur atau wakil gubernur) yang ditangkap (KPK)," kata Syarif di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Mantan Senior Adviser on Justice and Environmental Governance di Partnership for Governance Reform (Kemitraan) ini menerangkan, KPK juga mengingatkan dalam konteks pengadaan barang dan/jasa, kepala daerah harus melalui sistem elektronik berupa e-procurement dan e-catalogue‎.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

KPK Ungkap Kronologi Suap Rp850 Juta untuk Urus Kasus Sengketa Lahan di PN Depok

Nasional
2 jam lalu

Ketua PN Depok Minta Rp1 Miliar untuk Urus Sengketa Lahan, Dibayar Rp850 Juta

Nasional
3 jam lalu

Selain Suap, Wakil Ketua PN Depok juga Jadi Tersangka Gratifikasi

Nasional
3 jam lalu

Kejar-kejaran Warnai OTT di PN Depok, Mobil Sempat Kabur sebelum Disergap KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal