KPK Tegaskan OTT Bupati Tulungagung Tambah Daftar Panjang Kasus Pemerasan di Daerah

Felldy Aslya Utama
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Foto: Felldy Aslya Utama)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menambah panjang daftar kasus dugaan pemerasan yang terjadi di pemerintah daerah. Berdasarkan data yang dihimpun KPK, fenomena korupsi dengan modus pemerasan melibatkan sejumlah pejabat daerah selama 2026. 

"Tulungagung juga tercatat sebagai Kabupaten kedua di Jawa Timur yang terjaring tertangkap tangan oleh KPK selain dari Kabupaten Madiun sebelumnya," kata Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (10/4/2026) malam.

Selain Tulungagung, kata dia, KPK juga menangkap terduga pelaku pemerasan di beberapa wilayah lain seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Pemkab Pati, hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.

"Oleh karena itu, dugaan tindak pidana korupsi yang masih terus berulang ini menjadi catatan penting untuk upaya pencegahan korupsi ke depannya, baik melalui instrumen Monitoring Control Surveillance for Prevention atau MCP maupun tindak lanjut atas hasil pengukuran Survei Penilaian Integritas atau SPI KPK," ujarnya.

Asep juga turut menyoroti skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kabupaten Tulungagung 2025 yang masih berada dalam kategori rentan yaitu 72,32 poin. Capaian itu menempatkan Tulungagung di urutan ke-35 dari 39 kabupaten kota di Jawa Timur. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

KPK: Bupati Tulungagung Terima Rp2,7 Miliar, Dipakai Beli Sepatu hingga Bagi-Bagi THR

Nasional
10 jam lalu

Miris! Pejabat Pemkab Tulungagung Sampai Pinjam Uang untuk Setor ke Bupati Gatut Sunu

Nasional
11 jam lalu

OTT Bupati Tulungagung, KPK Sita Uang Rp335 Juta hingga Sepatu Louis Vuitton

Nasional
11 jam lalu

Penampakan Bupati Tulungagung Pakai Rompi Oranye usai Jadi Tersangka Pemerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal