KPK Luncurkan Aplikasi Jaga Bansos

Rizki Maulana
Ketua KPK, Firli Bahuri dalam peluncuran aplikasi Jaga Bansos. (Foto: Tangkapan Layar Youtube KPK)

"Sekali lagi, terima kasih atas bantuan dari KPK dan BPKP. Dalam hal ini, kita ingin agar program bansos bisa tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Firli mengatakan, berdasarkan pencatatan yang dilalukan KPK terhadap penerima bansos, ada sekitar 8.978.580 kartu keluarga (KK) yang berhak menerima bantuan. Lanjut Firli, 10 Provinsi terbesar yang warganya terdaftar sebagai penerima bantuan yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan Sulawesi Selatan. Selanjutnya, ada Lampung, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat Sumatera Barat serta Aceh.

KPK telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait penyaluran bansos. Firli mengatakan dalam surat edaran itu KPK memberikan rekomendasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat dijadikan rujukan untuk penyaluran bansos. Hal itu diharapkan penyaluran bansos bisa tepat sasaran.

“Kita sama-sama ingin menjamin bansos tepat sasaran dan tepat guna. Bansos berbasis DTKS dan bisa ditambah data lapangan. Apabila DTKS belum mencakup warga yang belum menerima maka bisa ditambahkan,” ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta hingga Mobil Pajero dalam OTT BPK, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

KPK: Bupati Muara Enim Diduga Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK

57 tahun lalu

Breaking News: KPK Tetapkan 5 Tersangka terkait OTT BPK, Termasuk Bupati Muara Enim Edison

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal