KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Kasus Suap Besok

Arie Dwi Satrio
Sekretaris MA Hasbi Hasan usai diperiksa KPK, Rabu (24/5/2023). (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA, iNews.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Hasbi Hasan (HH), Rabu (12/7/2023) besok. Hasbi bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka dugaan suappengurusan perkara di MA.

"Sebagaimana informasi yang kami terima, tim penyidik telah menjadwalkan pemanggilan tersangka HH untuk hadir, besok bertempat di Gedung Merah Putih KPK," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, melalui pesan singkat, Selasa (11/7/2023).

Ali mengimbau agar Hasbi Hasan kooperatif hadir memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. 

"Kami berikan kesempatan tersangka untuk menerangkan dugaan perbuatannya di hadapan penyidik sebagai bahan pembelaan bagi dirinya nanti pada proses persidangan," tuturnya.

Sebelumnya, KPK berkomitmen untuk segera memeriksa Hasbi Hasan pascagugatan praperadilan Sekretaris MA tersebut ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Dalam putusannya, hakim menyatakan penetapan tersangka KPK terhadap Hasbi sah dan sesuai dengan aturan.

KPK telah menetapkan Hasbi Hasan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan mantan Komisaris PT Wika Beton, Dadan Tri Yudianto.

Dadan diduga telah menerima uang sebesar Rp11,2 miliar dari Debitur Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana, Heryanto Tanaka dan pengacaranya, Theodorus Yosep Parera. Sebagian uang itu kemudian diserahkan oleh Dadan ke Hasbi Hasan.

Adapun, uang suap dari Heryanto Tanaka tersebut terkait pengurusan perkara kasasi di MA dengan terdakwa Budiman Gandi Suparman agar dihukum bersalah dan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus perselisihan KSP Intidana.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pernah Ditolak, Asrul Azis Tersangka Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan lagi

22 jam lalu

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

2 hari lalu

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Dinyatakan Case Closed, Ini Penjelasan KPK

2 hari lalu

KPK soal Laporan Raja Juli terkait Amplop Bupati Kuansing: Nominal Tak Diketahui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal