KPK Geledah Rumah Dinas Rohidin hingga Kantor di Bengkulu, Sita Dokumen dan Catatan 

Nur Khabibi
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah 13 lokasi terkait kasus dugaan korupsi Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah pada 4-6 Desember 2024. Lokasi tersebut terdiri atas tujuh rumah pribadi, rumah dinas, dan lima kantor di lingkungan Pemprov Bengkulu. 

"Dari hasil penggeledahan tersebut, KPK telah melakukan penyitaan berupa dokumen-dokumen, surat, dan catatan-catatan tangan serta barang bukti elektronik (BBE) yang diduga punya keterkaitan dengan perkara tersebut di atas," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangannya, Jumat (6/12/2024). 

Rohidin Mersyah merupakan tersangka pemerasan dan gratifikasi terkait Pilkada Bengkulu 2024. Dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama tujuh orang lainnya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, selain Gubernur Bengkulu, pihaknya juga menetapkan dua tersangka lainnya. 

"KPK tetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu RM selaku Gubernur Bengkulu, IF Sekretaris Daerah Bengkulu, EF atau AC ajudan Gubernur Bengkulu," ujarnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Geledah 12 Lokasi terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Krakatau Steel, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Penampakan Brankas Tersembunyi yang Disita terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Krakatau Steel

57 tahun lalu

Polisi Sita Uang Asing Nyaris Rp60 Miliar saat Geledah Kafe di Cipete Jaksel

57 tahun lalu

Polisi Temukan Brankas Besar di dalam Tembok saat Geledah Kafe di Cipete Jaksel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal