Korupsi Merajalela di Indonesia karena 5 Faktor Ini

Annisa Ramadhani
Mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto. (Foto: iNews.id/Annisa Ramadhani Siregar).

Bibit melanjutkan, untuk menangkal semua itu tidak bisa hanya dengan niat. Harus ada tindakan nyata agar benar-benar praktik korupsi lenyap. Caranya, membuat peraturan tegas. "Kita harus buat aturan yang tidak bolong-bolong. Penjahat akan melakukan kejahatan kalau cost politic-nya lebih besar daripada payroll (gaji)," ujar mantan Kapolda Kalimantan Timur ini.

Kemudian, biaya kampanye harus dibuat serendah mungkin. Ketiga, penegakan hukum tanpa pandang bulu dan menimbulkan efek jera agar kasus-kasus korupsi tidak terulang lagi. Dalam kontek pemilu, peran Bawaslu dan Panwaslu sebagai lembaga pengawas harus ditingkatkan.

Keempat pendidikan politik ke masyarakat. Sedangkan cara kelima menyangkut pendanaan partai. Sebagai negara yang menganut asas demokrasi, partai politik adalah pilar dalan demokrasi. Namun kegiatan pencalonan wakil rakyat oleh parpol belum dibiayai negara sepenuhnya.

Jika dana itu dikucurkan oleh negara, maka Badan Pemerika Keuangan (BPK) akan mengaudit secara transparan. "Lima langkah tadi itu syarat-syaratnya. Tentunya mahar segala macem yang terjadi justru masih berkisar pada prinsip bisnis atau money politic," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Gerkindo Yerry Tawalujan mengungkapkan, diskusi publik merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Gerkindo. Menurut dia, Indonesia Sejahtera hanya bisa tercapai kalau di bidang politik tidak ada politi uang.

”Tidak ada mahar, tidak ada high cost politic atau politik berbiaya tinggi. Kalau itu tidak ada maka diharapkan politik akan menjadi area pelayanan atau area mengabdi bagi setiap warga Indonesia,” ujarnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Noel Ebenezer Pelesetkan Lagu Iwan Fals Sindir KPK: Giliran Kelas Kakap Nggak Pernah Kau Tangkap

Nasional
2 hari lalu

Prabowo: Terlalu Banyak Kekayaan Negara Dicuri, Saya Tak akan Ragu Lawan Korupsi!

Nasional
2 hari lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Buletin
6 hari lalu

Interpol Bergerak, Riza Chalid Terendus di Kawasan ASEAN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal