Komnas HAM Usut Dugaan Eksploitasi Eks Pemain OCI sejak 1997, Temukan 4 Pelanggaran

Nur Khabibi
Kantor Komnas HAM. (Foto: Google Photos)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merespons dugaan eksploitasi yang dialami mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI). Komnas HAM telah menangani kasus ini sejak 1997 lalu.

"Saat itu menemukan dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi," ujar Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Uli Parulian Sihombing dalam keterangannya, dikutip Jumat (18/4/2025).

Dia memerinci, keempat pelanggaran itu berupa:

  1. Pelanggaran terhadap hak anak untuk mengetahui asal-usul, identitas, hubungan kekeluargaan dan orang tuanya.
  2. Pelanggaran terhadap hak-hak anak untuk bebas dari eksploitasi yang bersifat ekonomis.
  3. Pelanggaran terhadap hak-hak anak untuk memperoleh pendidikan umum yang layak yang dapat menjamin masa depannya.
  4. Pelanggaran terhadap hak-hak anak untuk mendapatkan perlindungan keamanan dan jaminan sosial yang layak, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hanya saja, kata Uli, Komnas HAM menerima informasi bahwa Polri menghentikan penyidikan tindak pidana menghilangkan asal-usul dan perbuatan tidak menyenangkan atas nama FM dan VS pada 22 Juni 1999 lalu. 

Lalu pada Desember 2024, kata dia, pihaknya menerima aduan dari Ari Seran Law Office bahwa kasus itu belum selesai. Sebab, tuntutan ganti rugi Rp3,1 miliar kepada OCI belum dipenuhi.

Dia menuturkan, pelatihan keras kepada anak-anak tidak boleh diwarnai aksi penyiksaan. Jika hal itu terjadi, maka hak anak telah dilanggar.

"Anak-anak tersebut juga mengalami pelanggaran atas hak untuk memperoleh pendidikan yang layak, serta hak untuk memperoleh perlindungan keamanan dan jaminan sosial sesuai peraturan perundangan yang ada," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
1 hari lalu

Longsor Tutup Tol Bocimi KM 72! Akses Sukabumi ke Jakarta Lumpuh, Arus Dialihkan

Buletin
2 hari lalu

Viral! 18 Siswi di Garut Nangis saat Rambut Dipotong Guru BK

Nasional
3 hari lalu

Topi Merah Beberkan Kejanggalan Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon: Diduga Hasil Editing

Buletin
3 hari lalu

Pakar Bilang Ekonomi RI Bakal Hancur, Menkeu Purbaya: Mereka Nggak Punya Data

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal