Komnas HAM: Polda Metro Akui Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Sama dengan Versi TNI

Riyan Rizki Roshali
Komisioner Komnas HAM, Saurlin Siagian (kiri) menyebut, Polda Metro Jaya mengakui pelaku yang mereka bongkar sama dengan yang diungkap TNI (foto: Riyan Rizki)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah meminta keterangan Polda Metro Jaya terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Komisoner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin Siagian menyebut, Polda Metro Jaya mengakui, pelaku yang mereka bongkar sama dengan yang diungkap pihak TNI.

Sebelumnya, inisial yang disampaikan Polda Metro sempat berbeda dengan inisial yang diungkap TNI. Polda Metro awalnya mengungkap inisial pelaku adalah BHC dan MAK, sementara dari TNI yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW dan Serda ES

"Saya kira sudah ada kesesuaian juga. Pihak PMJ juga sudah menyampaikan empat ya. Jadi tidak ada perbedaan. Perbedaan inisial itu kami konfirmasi bukan perbedaan signifikan, mereka mengatakan itu orang yang sama, kira-kira begitu," kata Saurlin di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).

Saurlin menyatakan, pihak Polda Metro Jaya tetap melanjutkan penyidikan yang sudah berjalan. Pendalaman terus dilakukan termasuk untuk mencari apakah ada keterlibatan pihak sipil dalam kasus penyiraman air keras tersebut.

"Pihak Polda Metro Jaya masih mendalami keterlibatan pihak yang non-TNI ya, masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Kita akan menunggu hasil penyelidikannya," ujar dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Purnawirawan TNI Gugat Polda Metro Jaya, Ricky Sitohang Pertanyakan Legal Standing

Nasional
14 jam lalu

Hakim Tegur 3 Oknum Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank, Tak Kompak Pakai Seragam

Nasional
14 jam lalu

Penampakan 3 Oknum Kopassus Jalani Sidang Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Nasional
18 jam lalu

3 Oknum TNI Hadapi Sidang Perdana Pembunuhan Kacab Bank BUMN Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal