Komisi Reformasi Polri: Presiden Sangat Setuju Kompolnas Diperkuat, Pengawasan Lebih Efektif

Tim iNews.id
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie. (Foto: iNews)

"Disepakati dia (Kompolnas) independen, sehingga fungsi pengawasan terhadap kepolisian itu menjadi lebih efektif untuk ke depan, dan ini harus diatur di undang-undang," kata Jimly.

Sebelumnya, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri Mahfud MD mengungkapkan laporan hasil kerja pihaknya dimuat dalam 10 buku tebal.

"Ada 10 buku tebal-tebal gitu ya, yang delapan verbatim suara-suara masyarakat dan rencana Polri sendiri, kemudian yang dua halaman itu resume. Gitu aja," kata Mahfud.

Sementara itu Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri lainnya, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan pihaknya telah merampungkan kerjanya sekitar dua bulan lalu.

"Ada laporan setebal 3.000 halaman, ada 300 halaman, ada yang cuma 3 halaman. Jadi bisa dibaca oleh Pak Presiden secara singkat sehingga dapat dipahami dengan baik oleh beliau (Prabowo)," kata Yusril.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Komisi Reformasi Polri Menghadap Prabowo di Istana, Serahkan 8 Rekomendasi

Nasional
2 bulan lalu

Mahfud MD Ungkap Tim Reformasi Polri Hasilkan 7 Buku Tebal, Apa Isinya?

Nasional
2 bulan lalu

Julius Ibrani Tekankan Reformasi Polri Harus Fundamental, dari Regulasi hingga Pengawasan

Nasional
2 bulan lalu

Julius Ibrani Beri Saran Ini ke Komisi Reformasi Polri untuk Perbaikan Institusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal