Komisi III DPR Sebut Penegakan Hukum Era Jokowi Turun: Dibuat untuk Layani Kepentingan Kekuasaan

Achmad Al Fiqri
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari menilai penegakan hukum turun. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari setuju dengan penilaian Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang menilai penegakan hukum di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurun. Taufik merasa bukan hanya penegakan hukum yang menurun, melainkan cita-cita negara hukum yang menjadi amanat konstitusi mulai sirna.

"Penegakan hukum terutama di 5 tahun terakhir ini memang mengalami penurunan. Bukan hanya soal kinerja penegakan hukum tapi sampai menyentuh pada terganggunya cita negara hukum yang menjadi amanat konstitusi," kata Taufik saat dihubungi, Senin (20/11/2023).

Pria yang akrab disapa Tobas ini pun menyinggung amanat UUD 1945 yang menyebut Indonesia adalah negara hukum. Menurutnya, negara hukum merupakan negara yang dijalankan berdasarkan rule of law, terdiri dari tiga prinsip dasar.

Pertama, supremasi hukum atau menempatkan hukum sebagai panglima. Kedua persamaan di depan hukum. Terakhir, praktek konstitusi dan putusan pengadilan yang berdasarkan hak-hak asasi manusia.

"Saat ini negara tidak mampu mewujudkannya. Hukum menjadi alat politik, penegakan hukum tebang pilih, kebebasan berbicara dan berpendapat dengan kritis terhambat, hak bebas dari rasa takut tergerus oleh berbagai ancaman dan intimidasi, hak atas keadilan sulit untuk dicapai masyarakat," terang Tobas.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

57 tahun lalu

Menag Teken Kerja Sama 112 Universitas, Kolaborasi Pendidikan Hukum hingga Tingkatkan Kualitas Advokat

57 tahun lalu

Komisi III DPR Jamin Kawal Polri Usut Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara

57 tahun lalu

Polri Usut Kasus Korupsi Batu Bara, Komisi III DPR: Siapa pun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal