Komisi I DPR Desak Pemerintah Tegas Atasi Gelombang PHK di Industri Media

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi industri media tengah menghadapi badai PHK (foto: Pixabay)

"Nah pertanyaannya adalah, pemerintah di mana? Loncengnya sudah berbunyi dari beberapa waktu yang lalu. Kita (sudah) minta, ini diatur," katanya.

Legislator PDI Perjuangan itu pun menegaskan bahwa pemerintah harus segera bergerak. Dia menyampaikan bahwa industri ini sudah menghidupi Indonesia lewat pajak yang diberikan. Bahkan, sudah membuka lapangan pekerjaan bagi anak Bangsa.

"Jadi harus sadar betul bahwa ini sudah lonceng kematian nih untuk industri televisi. Ini adalah batch yang pertama. Akan ada batch yang kedua, akan ada batch yang ketiga, saya jamin seribu persen, kalau pemerintah tidak ambil alih permasalahan ini," tutur dia.

Nico memandang, langkah pertama dan paling mudah yang perlu dilakukan pemerintah adalah mengatur agar belanja iklan pemerintahan baik di pusat atau daerah harus ditujukan untuk media massa. Pengaturan itu bisa dilakukan lewat penerbitan peraturan.

Hal ini perlu dilakukan karena dia mendengar informasi jika saat ini triliunan rupiah belanja iklan itu justru dipasang di media sosial. Padahal, kata Nico, sudah sejak lama industri media massa ini berteriak jika sumber iklan yang didapat dari pemerintah terus menurun.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dede Yusuf Tak Setuju Nama Jabar Diganti Tatar Sunda: Belum Perlu

57 tahun lalu

DPR Sebut Belum Terima Usulan Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

57 tahun lalu

PM India Narendra Modi Sambangi DPR, Disambut Prabowo hingga Puan

57 tahun lalu

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan Kalteng, DPR: Usut Tuntas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal