Kisah Unik Prajurit Kopassus Luluhkan Hati Masyarakat Pedalaman Papua, Sempat Ditodong Tombak dan Kapak Batu

Riezky Maulana
Pasukan Kopassus kerap dipercaya melaksanakan operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat pedalaman. (Foto: Ilustrasi/Sindonews)

Upaya pendaratan tidak berjalan mulus sama sekali karena kondisi geografis berupa hutan belantara yang sangat padat. Pesawat harus berputar-putar sebelum anggota tim terjun.

Tidak ada satu pun rencana pendaratan yang sesuai rencana, semua meleset dari titik awal. Ada yang tersangkut pohon, ada yang mendarat di tengah kampung, dan ada yang jatuh cukup jauh sampai keesokan harinya baru ditemukan.

Nahas, Lettu Sintong mendarat di tengah kampung dengan sambutan todongan tombak, panah serta kapak batu masyarakat belantara Papua. Sebagai personel TNI, Sintong langsung bergerak sesuai nalurinya dengan memegang senapan dan siap menembak.

Namun dia terkejut karena semua pelurunya jatuh bertebaran di antara kaki penduduk desa yang sudah marah. Sekonyong-konyong dirinya teringat pesan pastor Papua tentang cara menyapa dan meluluhkan hati masyarakat pedalaman Papua.

Caranya yaitu membuka tangan sambil tersenyum. Hal itu pun dilakukan Sintong meski terbayang-bayang cerita praktik kanibalisme yang dilaporkan kerap terjadi di tengah belantara Papua pada masa itu.

Sintong segera melakukannya setelah teringat pesan Pangdam bahwa operasi kali ini merupakan operasi kemanusiaan dan bukan operasi perang. Dia pun membuka tangan sambil tersenyum.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
9 jam lalu

Prabowo Terima Bos FBI di Kertanegara, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke RI

3 hari lalu

Mentan soal Heboh Isu Tanah Papua Dijual Rp100.000 per Hektare: Fitnah yang Sangat Kejam

7 hari lalu

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

7 hari lalu

Update Korban Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun: 1 Meninggal, 6 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal