Kisah Operasi Woyla yang Gemparkan Dunia, Bebaskan Sandera Kurang dari 3 Menit

Rizky Agustian
Operasi pembebasan penumpang pesawat DC-9. (Foto: Sindonews/Ist).

Tanggal 29 Maret 1981 lewat tengah hari, Letjen Benny Moerdani memberikan briefing kepada tim termasuk memperlihat rompi antipeluru dan senjata yang digunakan dalam operasi pembebasan sandera. Moerdani memerintahkan prajurit tidak menggunakan M-16 karena dikhawatirkan akan membuat pesawat meledak. Dia memerintahkan tim menggunakan senapan serbu H&K MP5 SD2.

Sintong pun terhenyak karena belum pernah ada yang menggunakan senapan serbu itu. Dia khawatir senapan macet.

Di tengah kegusaran yang ada, Letjen Moerdani memerintahkan tim mencoba senapan serbu yang disiapkan. Padahal seluruh tim sudah berada di atas pesawat yang akan menuju ke Bangkok. Pilot pesawat diminta mematikan mesin sekitar pukul 20.00 WIB. Dan benar saja, saat dicoba seluruh senjata yang disiapkan macet.

Tim diperintahkan segera mengganti semua peluru. Kali ini uji coba senjata berhasil. Tim segera bertolak ke Bangkok sekitar pukul 21.50 WIB menggunakan pesawat DC-10 Garuda Sumatra.

Setibanya di Bangkok pada 30 Maret 1981, tim kembali mematangkan strategi berlatih menggunakan pesawat DC-10 Sumatra. Menyadari ini merupakan operasi terbuka, tim mengganti pakaian preman yang mereka kenakan dengan seragam loreng darah mengalir yang menjadi kebanggaan mereka. Penggunaan seragam itu dengan dalih jika harus gugur dalam operasi itu, mereka gugur saat menggunakan seragam kebanggaan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

TNI AD soal Film Pesta Babi: Kami Tak Antikritik tapi Kritik Harus sesuai Fakta Lapangan

57 tahun lalu

Prajurit Bantu Polisi Buru Begal, TNI AD: Operasi Militer Selain Perang

57 tahun lalu

TNI AD Turun ke Jalan Buru Begal, Penindakan Disebut Tetap Kewenangan Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal