“Bagiku, tidak harus selalu belajar terlalu lama, tapi bagaimana bisa disiplin dan menjaga ritme belajar dengan baik,” katanya.
Meski menjadi salah satu wisudawan termuda, Fulviana mengaku tidak terlalu merasa tertinggal dibandingkan teman-temannya. Ia sadar teman-teman yang lebih dewasa sering kali memiliki pengalaman hidup dan kemampuan menghadapi tekanan secara lebih matang.
“Saya banyak belajar dari teman-teman saya, baik dalam hal akademik maupun cara menghadapi tekanan selama kuliah kedokteran,” ujarnya.
Menurut Fulviana, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi hal yang sangat penting selama menjalani pendidikan. Lingkungan yang baik membantu Fulviana dalam menjaga keseimbangan antara akademik, kesehatan, dan kehidupan pribadi di tengah jadwal kuliah yang padat.
Ia melihat keberhasilan tersebut sebagai hasil dukungan dari orang tua, teman-teman, dan berbagai pihak yang senantiasa menemaninya selama menempuh masa studi.