Kisah Inspiratif Fulviana Berhasil Lulus Kedokteran UGM di Usia 20 Tahun, Ini Rahasianya
“Sebenarnya, di awal kuliah saya sempat merasa tertekan karena harus terus belajar dan menjaga konsistensi. Tapi, dengan capaian ini, saya tentu merasa sangat senang, bangga, dan bersyukur. Jujur, saya tidak menyangka akan menjadi lulusan termuda,” katanya, Senin (22/6/2026).
Di balik capaian tersebut, Fulviana mengaku tantangan besar yang dihadapinya selama menempuh studi adalah proses adaptasi. Menurutnya, di usia yang masih tergolong muda, keinginan untuk menikmati masa remaja masih cukup besar.
Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai belajar menyesuaikan diri dengan ritme belajar dan menjadikan tekanan tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.
“Di usiaku yang masih muda ini, aku masih ada keinginan buat bermain atau menikmati masa remaja seperti teman-teman lain. Tekanan akademik saat aku menempuh studi juga cukup berat bagiku. Tapi, seiring berjalannya waktu, aku belajar untuk menyesuaikan diri dan menjadikan tekanan tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang,” jelasnya.
Fulviana menilai bahwa salah satu kunci yang membuat proses studinya berjalan lancar adalah kemampuan dalam memahami diri sendiri. Ia belajar menemukan metode belajar yang paling sesuai, seperti kapan harus fokus dan kapan perlu beristirahat agar tidak mengalami kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stress berkepanjangan (burnout).