Kisah Dosen UNS Jalani Puasa di Jepang: Rindu Suara Adzan

Puti Aini Yasmin
Dosen UNS Jalani Puasa di Jepang (Dok. UNS)

“Di mana muslim dari berbagai negara maupun dari Indonesia itu bisa mengadakan iftar atau buka puasa bersama dan itu menjadikan suasana Ramadan lebih terasa”, katanya

Bahkan Mercy dan kawan muslim lainnya juga bergiliran memasak atau menyiapkan menu berbuka puasa. Mereka bisa merasakan menu berbuka puasa dari berbagai negara muslim. Meski demikian, tetap ada suasana Ramadan Tanah Air yang dirindukannya, seperti suara-suara adzan di masjid.

Namun, dari sanalah ia bisa memaknai lebih dalam Ramadan di tahun ini. Namun, ia yakin hal tersebut bisa diatasi dengan segala kekuatan dari Allah SWT.

“Saat kita tinggal di Indonesia, kita patut bersyukur dengan kemudahan dalam menjalankan ibadah-ibadah di bulan Ramadan, karena lingkungannya sangat mendukung. Selain itu, kami merasa bahwa kami diberi kekuatan. Serta menjadi lebih yakin saat tuhan memberikan satu ujian, itu sesuai dengan kemampuan umatnya. Jadi lebih yakin, InsyaAllah kami pasti bisa menjalani ibadah puasa ini di tengah ritme studi di Jepang,” ucap dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anneth Delliecia Sebut Tehillim Concert Jadi Tantangan Baru, Ini Alasannya

57 tahun lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

57 tahun lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

57 tahun lalu

Mengharukan! Harry Kiss Ungkap Vidi Aldiano Lahir dan Meninggal Dunia di Bulan Ramadhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal