Ketua DPR Pastikan RUU TPKS Dibawa ke Paripurna Pekan Depan

Carlos Roy Fajarta
Ketua DPR, Puan Maharani bertemu sejumlah aktivis anti kekerasan seksual di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (12/1/2022) sore. (Foto: Istimewa)

Terkait pemerkosaan 13 santriwati di Bandung, Puan Maharani menyebutkan proses hukum sedang berjalan. DIa mengatakan kasus tersebut sekarang dalam proses penuntutan. Dia meminta semua pihak menghargai proses hukum yang sedang berjalan.

"Tapi intinya jangan lagi terjadi hal-hal seperti itu di mana pun, tidak hanya di lingkungan keagamaan, sekolah, dan lainnya. Berikan keadilan bukan hanya bagi santriwati yang menjadi korban, tapi ini menjadi contoh bagi semua korban kekerasan, agar semua pelaku memang mendapatkan hukuman yang harus mereka terima," kata Puan Maharani.

Terkait audiensi seperti yang dilaksanakan oleh para aktivis anti kekerasan seksual pada 12 Januari 2022, Puan Maharani menyebutkan audiensi serupa dapat dilakukan apabila kondisi pandemi Covid-19 benar-benar sudah aman.

"Audiensi terbuka dapat dilakukan seperti sekarang ini jika memungkinkan, DPR terbuka untuk menerima masukan-masukan secara langsung jika situasi dan kondisinya memungkinkan. Tapi inikan sudah dua tahun ini masih Covid-19, ada PPKM, PSBB, menghindari kerumunan," kata Puan Maharani.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala BGN Diganti, Fraksi PDIP di DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi

57 tahun lalu

DPR Sahkan RUU P2SK jadi Undang-Undang, Atur Kripto hingga Satgas Pinjol Ilegal

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000, Ketua Banggar DPR: Seharusnya Maksimal Tidak Lebihi Batas Rp17.600

57 tahun lalu

Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Baru, DPR Minta Benahi Tata Kelola dan Pengawasan MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal