Anas menyampaikan, dirinya merupakan seorang caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang secara organisasi mendukung pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, usai pencoblosan pada 17 April 2019, dia memilih menjadi bagian dari relawan IT kubu Prabowo-Sandi.
Dia pun menceritakan kesaksiannya pada 20-21 Januari 2019 di salah satu hotel di Kawasan Kelapa Gading yakni En-Royal. Di tempat itu, TKN Jokowi-Ma'ruf menggelar kegiatan pelatihan terkait startegi pemenangan pada Pilpres 2019.
Anas mengaku dari kegiatan pelatihan itu, ada sejumlah materi yang diberikan kepada para tamu utusan. Menurut dia, salah satu materi yang disampaikan dalam pelatihan itu sangat mengagetkan.
"Ada satu slide materi (tentang) kecurangan bagian dari demokrasi. Materi ini di-upload ke suatu drive dan ditayangkan pada saat Bapak Moeldoko kalau tidak salah. Ini adalah halaman bagi saya caleg, ini sangat mengagetkan," tuturnya.
"Saya salah satu dari PBB, teman saya juga kaget kalau ini bagian dari demorkasi maka kami keberatan sebetulnya, dan sejak itu saya merasa tidak nyaman. Tapi karena ditugaskan partai, saya ikuti sampai selesai," katanya melanjutkan.