Kenapa Gigitan Hewan Rabies Bisa Mematikan? Ini Penjelasan Dosen Unair

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi Gigitan Hewan Rabies (freepik)

“Pada tahap tertentu, hewan ini bisa lebih agresif. Dia bisa menggigit apa saja, manusia bahkan kayu atau benda-benda lain,” paparnya.

Tapi ada tahapan lain yang bernama tahap paralitik. Pada tahap ini hewan menjadi lebih diam bahkan mengarah pada kelumpuhan. Kelemahan yang terjadi pada hewan rabies akan berdampak pula pada korban yang mendapat gigitan. Bahkan, hewan ternak yang biasa menjadi sebagai kurban ternyata dapat terpapar.

“Hewan ternak yang terkena rabies cenderung lebih diam, bisa juga ada gejala takut air atau hidrofobia hingga takut terhadap sinar atau fotofobia,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa rabies pada dasarnya bisa terjadi pada semua hewan, khususnya makhluk berdarah panas seperti anjing, kucing, atau kelelawar, termasuk hewan ternak atau hewan yang ada di kebun.

Tal lupa, Nusdianto berpesan kepada masyarakat jika mencurigai hewan peliharaannya terpapar rabies untuk segera melapor ke dokter hewan atau Dinas Peternakan. Begitu pula bila ada korban gigitan hewan, laporan tetap harus dilakukan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3.846 Hewan di Jakbar Telah Divaksinasi Rabies, Anjing hingga Kera

57 tahun lalu

1.767 Hewan Divaksin Rabies di Jaksel: Kucing, Anjing hingga Kera

57 tahun lalu

Cegah Rabies, Ratusan Kucing hingga Anjing di Tanah Abang Jakpus Divaksin

57 tahun lalu

Wisatawan di Phuket Diperingatkan Bahaya Rabies akibat Gigitan Monyet Liar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal