JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengerahkan sebanyak 30.000 pendamping program keluarga harapan (PKH). Hal ini dilakukan untuk pengecekan langsung terhadap 11 juta peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang dinonaktifkan.
"Kami akan melibatkan pendamping-pendamping kami yang ada 30 ribu lebih di seluruh Indonesia untuk membantu ya, ground check, melihat kondisi setiap penerima manfaat,11 juta tersebut," ucap pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Jumat (13/2/2026).
Gus Ipul menambahkan, proses ground check dilakukan untuk mengetahui secara jelas kondisi penerima manfaat. Dia juga menegaskan bahwa penonaktifan itu bukan dilakukan untuk mengurangi jumlah penerima manfaat.
Sebaliknya, pemerintah tengah mengalihkan kepesertaan PBI-JK dari kelompok yang mampu di desil 6-10 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada kelompok yang tidak mampu di desil 1-5 sesuai usulan dari masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menegaskan bagi masyarakat terdampak, namun masih memerlukan layanan kesehatan dapat melakukan reaktivasi dengan cepat sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.