Kasus Suap Perkebunan di Kalteng, KPK Periksa 4 Tersangka Anggota DPRD

Ilma De Sabrini
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat tersangka anggota DPRD terkait kasus dugaan suap perkebunan di Kalteng.

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat tersangka kasus dugaan suap anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Keempatnya adalah Borak Milton, Arisavanah, Edy Rosada dan Punding Bangkan.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap empat tersangka kasus suap DPRD Kalteng," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Dalam perkara ini KPK menetapkan tujuh tersangka. Empat di antaranya merupakan anggota DPRD Kalteng yang diduga sebagai penerima suap. Keempat tersangka tersebut yaitu Ketua Komisi B DPRD Kalteng Borak Milton, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng Punding LH Bangkan, anggota Komisi B DPRD Kalteng Arisavanah dan Edy Rosada.

Sedangkan tiga tersangka lainnya yang diduga sebagai pemberi yaitu Direktur PT BAP Edy Saputra Suradja, CEO PT BAP wilayah Kalimantan Tengah bagian utara, Willy Agung Adipradhana serta Manajer Legal PT BAP, Teguh Dudy Syamsury Zaidy.

KPK menduga adanya pihak dari PT Binasawit Abadi Pratama (PT BAP) yang meminta agar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh PT BAP tidak dilaksanakan.

Pengurus PT BAP diduga memberikan uang suap sebesar Rp240 juta kepada Anggota DPRD Kalteng agar pengawasan terkait perkebunan, perhutanan, pertambangan, dan lingkungan hidup tidak dipermasalahkan Komisi B DPRD Kalteng.

Para Anggota DPRD Kalteng yang diduga sebagai penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar

Nasional
14 jam lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Nasional
14 jam lalu

KPK Ungkap Tren Emas Mulai Jadi Alat Suap: Barang Kecil, Nilainya Besar

Nasional
20 jam lalu

Bos PT Blueray John Field Menyerah usai Kabur dari OTT KPK, Langsung Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal