Kasus PAW Caleg PDIP, Ketua KPU Arief Budiman Penuhi Panggilan KPK

Riezky Maulana
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (28/2/2020). (Foto: iNews.id/ Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/2/2020). Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dalam pemeriksaan ini dia dimintai keterangan untuk tersangka mantan anggota KPU Wahyu Setiawan dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina.

"Saya lupa panggilannya ya. Mungkin Pak WS (Wahyu Setiawan) sama Ibu Tio," ujar Arief saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Dia menuturkan, pemeriksaan ini menindaklanjuti panggilan Selasa (25/2/2020) yang tertunda karena peristiwa banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Menurutnya, KPK perlu melengkapi keterangan dalam pengungkapan kasus yang menjerat kader PDIP Harun Masiku.

"Saya sudah hadir tapi diinformasikan oleh pihak KPK karena akses ke sini atau penyidik yang mau ke sini terkendala banjir. Sebenarnya dipindah Rabu tapi saya enggak bisa Rabu," katanya.

Dalam kasus tersebut KPK telah menetapkan 4 tersangka. Sebanyak 3 dari 4 tersangka itu telah ditahan. Sementara tersangka Harun Masiku masih buron. KPK telah memasukkan Harun Masiku dalam daftar pencarian orang (DPO).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
11 jam lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

13 jam lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

17 jam lalu

Breaking News: KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka 

20 jam lalu

KPK soal Pengembalian Mobil Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Sudah Bayar Uang Pengganti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal