Kasus Hipertensi Melonjak usai Iduladha, Menkes Beberkan Penyebabnya!

Mei Sada Sirait
Kasus hipertensi meningkat usai Iduladha. (Foto: Pixel)

Menurutnya, masyarakat sering mengolah daging kambing dengan tambahan bahan tinggi lemak dan kolesterol sehingga memicu kenaikan tekanan darah setelah dikonsumsi.

"Yang salah bukan si kambing. Yang salah adalah cara masaknya," katanya.

Ia menambahkan, jeroan seperti hati, paru, dan usus memiliki kadar kolesterol tiga sampai lima kali lebih tinggi dibandingkan daging biasa. Selain itu, santan yang dimasak dalam waktu lama juga meningkatkan kadar lemak pada makanan.

"Pelaku utamanya adalah santan kental yang dimasak berjam-jam, serta jeroan seperti hati, paru, dan usus," katanya.

Karena itu, Menkes mengimbau masyarakat tetap memperhatikan pola makan selama Iduladha. Ia menyarankan penggunaan santan, gula, dan garam dikurangi serta membatasi konsumsi jeroan agar risiko hipertensi dan kolesterol tetap terkontrol.

Masyarakat juga dianjurkan menyeimbangkan konsumsi daging dengan sayur dan buah serta tetap aktif bergerak setelah makan agar kondisi tubuh tetap sehat selama momen Iduladha.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Warga Berbondong-bondong Melihat Sapi Kurban Prabowo-Gibran usai Salat Iduladha di Masjid Istiqlal

57 tahun lalu

1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Panjang Iduladha 2026

57 tahun lalu

Menkes Imbau Jangan Takut Makan Daging Kambing saat Iduladha, Imbangi Sayuran dan Buah

57 tahun lalu

Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal