Kasus DBD Naik 3 Kali Lipat, Biaya Pengobatan Tembus Rp3 Triliun!

Muhammad Sukardi
penyakit demam berdarah. (Foto: Ilustrasi AI)

"Tidak sedikit pasien dewasa yang harus menjalani rawat inap akibat dengue, yang pada akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari, pekerjaan, hingga produktivitas keluarga," katanya dalam pernyataan resmi, Rabu (6/5/2026).

Dia menambahkan, risiko komplikasi dapat meningkat pada pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi. Dengan kondisi tersebut, para ahli menekankan pentingnya langkah pencegahan yang konsisten dan komprehensif.

Selain menjaga lingkungan, masyarakat juga diimbau lebih proaktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui opsi perlindungan yang tersedia.

Lebih lanjut, Ketua Satgas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Hartono Gunardi, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K), mengingatkan bahwa DBD memiliki karakteristik yang sulit diprediksi, terutama pada anak-anak.

"Seorang anak dengan gejala awal seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, hingga mual atau muntah, kadang dapat mengalami perburukan cepat seperti perdarahan hebat dan syok," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus DBD Masih Tinggi, Indonesia Catat Lebih dari 1 Juta Kasus

57 tahun lalu

Vaksin Dengue Masif Diberikan ke Anak-Anak di Palembang, Aman dan Efektif Cegah DBD! 

57 tahun lalu

Indonesia Cetak Rekor Terendah Kematian DBD

57 tahun lalu

Benarkah Bakso hingga Siomay Bisa Meningkatkan Hipertensi? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal