Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkes Beri Lampu Hijau Vaksin Dengue Gratis untuk Rakyat? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Vaksin Dengue Masif Diberikan ke Anak-Anak di Palembang, Aman dan Efektif Cegah DBD! 

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:16:00 WIB
Vaksin Dengue Masif Diberikan ke Anak-Anak di Palembang, Aman dan Efektif Cegah DBD! 
Anak-anak di Palembang sudah divaksin dengue. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Upaya menekan angka demam berdarah dengue (DBD) di Sumatera Selatan kini memasuki babak baru. Program vaksinasi dengue disertai pemantauan aktif resmi digelar di Kota Palembang, menyasar ribuan anak usia sekolah dasar sebagai kelompok rentan.

Program ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan sebelumnya di Jakarta dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju target nasional dan global nol kematian akibat dengue pada 2030.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan, hingga 31 Desember 2025 tercatat 4.437 kasus dengue dengan 22 kematian di seluruh kabupaten/kota. Kota Palembang mencatat angka tertinggi, yakni 968 kasus dan tiga kematian.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Trisnawarman menegaskan dengue bukan penyakit musiman. "Sepanjang tahun masyarakat Palembang menghadapi ancaman dengue. Berdasarkan data tersebut, anak usia sekolah menjadi kelompok rentan terkena dengue," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026).

Dalam lima tahun terakhir, kelompok usia 15–44 tahun menyumbang 42 persen kasus. Namun dalam tujuh tahun terakhir, kematian paling banyak terjadi pada anak usia 5–14 tahun, yakni 41 persen dari total kematian. Fakta inilah yang mendorong fokus vaksinasi dengue pada anak usia 6–10 tahun.

Pemantauan aktif vaksinasi dengue di Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)
Pemantauan aktif vaksinasi dengue di Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)

7.500 Anak Dipantau, 5.000 Divaksin

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A(K), menjelaskan, pemantauan aktif ini menyasar 7.500 anak di 60 sekolah dasar pada wilayah kerja 10 puskesmas dengan laporan kasus tertinggi di Palembang. Sebanyak 5.000 anak di antaranya menerima vaksinasi.

"Dengue merupakan penyakit endemis di Indonesia yang sering kali dianggap ringan, padahal pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi berat dan berisiko menyebabkan kematian," katanya.

Dia menegaskan vaksinasi bukan menggantikan upaya 3M Plus dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), melainkan melengkapinya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut