Jokowi: Pengusiran Paksa Warga Palestina dari Sheikh Jarrah Tidak Boleh Diabaikan

Fahreza Rizky
Presiden Joko Widodo. (FOTO: BIRO PERS SETPRES)

Berikut cuitan asli Jokowi dengan berbahasa Inggris:

The forced eviction of Palestinians from Sheikh Jarrah, East Jerusalem, and use of force against Palestinian civilians in the Al-Aqsa Mosque must not be ignored.

Indonesia condemns such acts and urges the UN Security Council to take measures on the repeated violations carried out by Israel. Indonesia will continue to stand with the people of Palestine.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut pengusiran paksa dan tindakan kekerasan tersebut bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV tahun 1949 dan berpotensi menyebabkan ketegangan dan instabilitas di kawasan.

Insiden bentrok berdarah di Masjid Al-Aqsa melibatkan pasukan Israel dengan warga Palestina pada Jumat malam setempat. Sedikitnya 205 warga Palestina dan 17 aparat keamanan Israel luka-luka akibat peristiwa ini.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Nasional
16 hari lalu

Menlu 8 Negara Muslim Kecam Keras Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al Aqsa

Internasional
18 hari lalu

Ratusan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa, Kibarkan Bendera Israel

Nasional
19 hari lalu

Begini Respons Jokowi soal Restorative Justice Roy Suryo hingga Dokter Tifa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal