Jokowi Larang Kepala Daerah Lakukan Lockdown, Ini Alasannya

Felldy Aslya Utama
Presiden Joko Widodo (dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak boleh kepala daerah melakukan lockdown. Dia menuturkan lockdown bisa berdampak bagi sosial dan ekonomi masyarakat.

"Lockdown itu apa sih, karena harus sama. Lockdown itu orang ga boleh keluar rumah, transport berhenti baik bus, kendaraan pribadi, sepeda motor, KA, pesawta, kegiatan kantor semuanya dihentikan. Nah ini yang kita tidak ambil jalan yang itu," Jokowi usai meninjau Rumah Sakit di Pulau Galang, Rabu (1/4/2020).

Jokowi menuturkan solusi terbaik yakni menjaga jarak melalui physical distancing. Dengan metode itu, aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik.

"Kita tetap aktivitas ekonomi ada tetapi semua masy harus menjaga jarak. Jaga jarak aman yang paling penting kita sampaikan sejak awal, social physicial distancing, itu terpenting," ucap Jokowi.

Dia menyebut sudah ada 222 negara yang warganya teinfeksi virus Corona atau Covid-19. Dia menyebut kebijakannya saat ini diseusaikan dengan karakter masyarakat Indonesia.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudah Sembuh, Jokowi Bersiap Safari Daerah Hadiri Undangan Warga

57 tahun lalu

Viral! Momen Jokowi Ikut Yoga di Depan Rumah Solo

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Begini Respons Jokowi soal Restorative Justice Roy Suryo hingga Dokter Tifa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal