Jokowi Diminta Ambil Langkah Strategis Hadapi Situasi Nasional

Antara
Presiden Joko Widodo. (Foto: iNews)

Tidak hanya itu pembantu Presiden disebut melakukan kesalahan fatal karena tidak cermat dengan adanya kesalahan tulis dalam draf RUU Cipta Kerja yang diteken Presiden.

Belum lagi adanya blunder staf khusus Presiden yang menerbitkan 'Surat Perintah' kepada elemen mahasiswa untuk membendung aksi unjuk rasa.

"Selain itu peran tim jubir kepresidenan 'salah kaprah' dalam mengomunikasikan banyak hal, termasuk kebijakan Omnibus Law," katanya.

Padahal menurut Jamal UU Cipta Kerja bertujuan baik. Karena pada prinsip dasarnya tidak ada satupun negara di dunia ini yang bisa survive tanpa investasi.

"Tanpa kita sadari, dalam ekonomi global kita bersaing dengan negara-negara lain untuk mendapati investasi guna menggerakan ekonomi nasionalnya masing-masing," tuturnya.

Menurutnya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh orang sekeliling Presiden tersebut akan berimbas pada Presiden sendiri. Presiden yang akan menjadi sasaran akibat kesalahan yang dibuat oleh orang-orang di sekelilingnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Bahas Apa?

7 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

10 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

11 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal