Jokowi: 488 Kapal Ditenggelamkan, Mestinya Produksi Ikan Laut Melimpah

Antara
Presiden Joko Widodo (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap produksi ikan nelayan dan industri perikanan tangkap di Indonesia semakin berkembang. Pasalnya, saat ini hampir tidak ada lagi praktik illegal fishing setelah dilakukan penindakan penenggelaman kapal.

“Laut kita, ini penting saya sampaikan dimana-mana sekarang ini sudah tidak ada lagi atau hampir tidak ada lagi yang namanya illegal fishing," kata Jokowi dalam acara silaturahim dengan Pelaku Usaha Perikanan Tangkap Penerima Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) Tahun 2019 di Istana Negara, Rabu (30/1/2019).

Menurut dia, sebanyak 7.000 kapal asing ilegal yang bertahun-tahun mengambil ikan di perairan Indonesia sudah ditertibkan. Bahkan, data Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) jumlahnya mencapai 13.000 kapal asing.

"Kalau 7.000 kapal itu sudah tidak ada mestinya ikannya melimpah. Dulu diambil 7.000-13.000 kapal ditangkap. Seingat saya 488 kapal yang sudah ditenggelamkan. Artinya apa? Mestinya produksi ikan dari hasil laut kita melimpah,” ujar Jokowi.

Dia ingin agar sumber daya laut di Tanah Air bisa semakin memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya nelayan. Karena itu, pengaturan penangkapan ikan harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Kubu Rismon Sianipar Bantah Sebut JK Danai Isu Ijazah Jokowi: Itu Hoaks AI

Buletin
5 hari lalu

Dubes Iran Temui Jokowi, Bahas Perdamaian dan Sampaikan Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Nasional
5 hari lalu

Rismon Sianipar Selangkah Lagi Dapat SP3, Seluruh Pihak Sepakat Damai

Nasional
5 hari lalu

Dubes Iran Boroujerdi Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal