Job Fair di Bekasi Ricuh, Anggota Komisi IX DPR: Cerminkan Kebutuhan Pekerjaan

Achmad Al Fiqri
Job Fair di Bekasi membludak dan menyebabkan pencari kerja pingsan pada Selasa (27/5/2025) (foto: iNews.id)

"Pemerintah harus memastikan ada regulasi yang mengikat dan mendorong keterlibatan aktif sektor industri dalam mengurangi angka pengangguran,” tuturnya.

Di sisi lain, Nurhadi meminta Pemerintah untuk mengevaluasi ketersediaan dan kesesuaian lapangan kerja dengan profil keterampilan para pencari kerja. Jika mismatch terlalu tinggi, ia menyebut Pemerintah perlu memperbanyak pelatihan vokasional, dan bimbingan karier.

“Termasuk sinergi dengan dunia usaha harus lebih ditekankan lagi. Kita tidak bisa membiarkan ribuan warga terus mengantre hanya demi men-scan QR,” katanya.

Nurhadi meminta pemerintah hadir dengan perencanaan yang lebih manusiawi, adil, dan berbasis data. 

“Pencari kerja tidak boleh menjadi korban dari manajemen buruk," ujar Nurhadi. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Potret Ribuan Pencari Kerja Ricuh hingga Pingsan di Job Fair Bekasi

57 tahun lalu

Job Fair Bekasi Kacau! Ribuan Pelamar Saling Dorong hingga Pingsan

57 tahun lalu

Kemnaker Ungkap Syarat Perusahaan Jadi Mitra MagangHub 2026, Apa Itu?

57 tahun lalu

Kemnaker Sebut Industri Manufaktur Jadi Sektor Penyumbang PHK Terbanyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal