JK Usul Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Subsidi BBM untuk Tekan Defisit

Felldy Aslya Utama
Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan untuk mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat. Langkah ini dalam rangka menekan defisit negara.

Hal ini disampaikan JK merespons krisis energi yang belakangan tengah menjadi perhatian imbas perang yang terjadi di Timur Tengah, antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

"Kita minta bahwa, agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi. Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga. Dan itu dilakukan di banyak negara," ucap JK di kediamannya Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

JK melihat jika harga BBM tetap murah seperti saat ini justru membuat orang cenderung tidak berhemat. Mobilisasi dengan kendaraan akan terus dilakukan karena harga BBM masih terjangkau.

"Di samping itu subsidi akan meningkat terus. Nah kalau meningkat terus maka utang naik terus," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

JK Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi Besok usai Dituding Danai Kasus Fitnah Ijazah Jokowi

Nasional
8 jam lalu

JK Bantah Keras Rismon soal Tudingan Danai Roy Suryo Cs terkait Isu Ijazah Jokowi

Nasional
4 hari lalu

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Jamin Defisit APBN Aman di Bawah 3 Persen

Nasional
5 hari lalu

Jaga Defisit APBN, Ekonom Usul Realokasi Anggaran Ketimbang Naikkan Harga BBM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal