JK soal Polemik Mati Syahid: Saya Ceramah di Masjid, Istilah Martir Jemaah Tak Tahu

Ari Sandita Murti
Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Foto: Ari Sandita Murti)

"Dan bagaimana konflik di Indonesia, ada konflik karena ideologi di Madiun, ada konflik karena wilayah sepeti Timor Timur, konflik ekonomi seperti di Aceh, saya jelaskan satu per satu. Kemudian 1 menit saja saya bicarakan konflik karena agama," tutur dia.

Dia mencontohkan konflik di Indonesia, misalnya di Poso. Konflik itu terjadi salah satunya karena faktor isu agama, khususnya tentang syahid dan martir dalam agama Islam dan Kristen.

Dia lantas menggunakan diksi mati syahid karena berceramah di hadapan jemaah masjid yang tidak mengerti istilah martir.

"Saya mendamaikan ini, apa saya menista agama? Saya pertaruhkan jiwa saya masuk ke daerah itu. Saya tahu kenapa dia berbuat begitu, dia pikir ini perang agama (perang suci), siapa yang meninggal akan syahid untuk Islam, Kristen namanya martir, tapi saya berada di masjid, (jemaah) tidak mengerti martir, karena hampir sama syahid dengan martir, cuma bedanya caranya," ungkapnya.

Diketahui, pernyataan Jusuf Kalla terkait mati syahid dalam ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) menuai polemik dan berujung pelaporan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama sejumlah organisasi lainnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Kesatuan Aksi Pemuda Kristen: JK Tak Bermaksud Provokasi saat Ceramah di UGM

Nasional
6 jam lalu

JK Buka Suara usai Dilaporkan: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!

Nasional
7 jam lalu

Tokoh Lintas Agama: Polemik Ceramah JK Tak Perlu Dibawa ke Jalur Hukum, Dialog Lebih Bijak

Shorts
3 hari lalu

Konteks Lengkap Pidato JK soal Mati Syahid: Tak Ada Orang Membunuh Masuk Surga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal