Mantan Danjen Kopassus ini memastikan, penyerang empat prajurit TNI tidak akan lolos dari kejaran tim gabungan bersama Rayder Yonif 726 VYS. "Sampai di mana KST bersembunyi, tetap akan kami kejar dan tangkap. Apa pun kondisi mereka, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang sangat keji ini," ucapnya.
Menurutnya, komunikasi sosial anggota TNI bersama masyarakat lokal Kampung Kisor telah terbina baik. Bahkan, lanjut dia TNI hadir untuk membantu melaksanakan pembangunan.
"Masyarakat lokal di Kampung Kisor wilayah Distrik Aifat Selatan, bantu kami dengan melapor jika mengetahui lokasi pelarian, atau bertemu orang yang mencurigakan. Kami beri jaminan keamanan penuh kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menilai, keamanan dan kedamaian yang sudah terbina di wilayah ini tidak boleh diganggu dengan kepentingan kelompok yang bertentangan dengan hukum. Pemerintah provinsi Papua Barat, kata dia mendukung penuh langkah TNI/Polri dalam upaya pengejaran untuk menangkap kelompok bersenjata yang sudah berbuat tak manusiawi di Bumi Kasuari yang penuh kedamaian ini.
"Provinsi ini harus dibangun atas dasar keamanan, jangan lagi ada gangguan keamanan di wilayah Papua Barat. Kami dukung upaya aparat penegak hukum untuk mengejar dan menangkap para pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," ucap Dominggus.