Industri Plastik Waspadai Kelangkaan 50 Hari ke Depan imbas Penutupan Selat Hormuz

Rohman Wibowo
Ilustrasi kelangkaan plastik imbas penutupan selat Hormuz. (Foto: Freepik)

Fajar pun menjelaskan bahwa produsen dalam kondisi yang tak ingin bertaruh risiko bisnis. Ia mengaku para produsen belum berani menambah stok bahan baku untuk memproduksi plastik di saat harga sedang tinggi-tingginya seperti saat ini. 

"Kalau kami lihat tahun 2008 itu harga (bahan baku plastik) bisa sampai 2.100 dolar AS per metric ton, tapi tiba-tiba besok turun jadi 1.200. Sehingga yang pegang stok rugi banyak dan banyak yang tutup, itu yang yang dihindari sekarang karena ketidakpastian ini nggak tahu berubahnya kapan, karena waktunya tidak ada yang bisa memprediksikan dan itu di luar kontrol kita," kata Fajar.

Saat ini, kata Fajar, yang sedang dilakukan produsen kemasan plastik adalah melakukan penyesuaian produksi, baik mencari sumber alternatif bahan baku hingga mengatur ulang ukuran plastik. 


"Yang jelas memang nanti harga akan ada di keseimbangan baru, nggak mungkin harga kembali lagi seperti sebelum krisis perang ini," kata Fajar.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

AS Blokade Selat Hormuz Mulai Hari Ini, Iran Beri Peringatan Keras 

Internasional
20 jam lalu

Iran akan Hancurkan Kapal Perang yang Dekati Selat Hormuz

Internasional
24 jam lalu

Negosiasi Damai Buntu, Israel Bersiap Gempur Iran Lagi

Nasional
1 hari lalu

Perundingan AS-Iran Gagal, Ma’ruf Amin: Kita Harus Siap Hadapi Dampak Apa Pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal