Industri Plastik Waspadai Kelangkaan 50 Hari ke Depan imbas Penutupan Selat Hormuz

Rohman Wibowo
Ilustrasi kelangkaan plastik imbas penutupan selat Hormuz. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) memperingatkan potensi kelangkaan kemasan plastik di pasaran. Kekhawatiran ini menyusul kesulitan memperoleh bahan baku plastik berupa nafta yang banyak dipasok negara Timur Tengah.

Eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran mengakibatkan tersendatnya distribusi rantai pasok produksi plastik dari Timur Tengah, seiring diblokadenya Selat Hormuz. Pelaku industri plastik lantas bertahan melakukan produksi berdasar bahan baku tersisa secara terbatas.

"Karena memang barangnya (bahan baku plastik) yang ada terbatas karena itu kami antisipasi jangan sampai 50 hari ke depan tuh habis di tengah jalan," kata Sekjen Inaplas Fajar Budiono kepada iNews.id, Senin (6/4/2026).

Fajar pun mengimbau masyarakat menggunakan plastik seminimal mungkin. Sebab, kelangkaan bahan baku yang memicu inflasi harga kemasan plastik.

"Jadi jangan sampai berlebihan juga untuk menggunakan plastik, contoh kalau kita belanja ya sudah kita tidak harus semua sudah pakai kantong plastik secara berlebihan. Kami harus benar-benar jaga stok sehingga kami mau minta kepada pengguna ya harus belanja sesuai dengan kebutuhannya saja," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

AS Kerahkan 15 Kapal Perang Blokade Selat Hormuz

Internasional
12 jam lalu

AS Blokade Selat Hormuz Mulai Hari Ini, Iran Beri Peringatan Keras 

Internasional
22 jam lalu

Iran akan Hancurkan Kapal Perang yang Dekati Selat Hormuz

Internasional
1 hari lalu

Negosiasi Damai Buntu, Israel Bersiap Gempur Iran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal