IHSG Anjlok Nyaris 5 Persen, Rupiah Tembus Rp17.926 per Dolar AS

Anggie Ariesta
IHSG ditutup melemah 4,49 persen ke level 5.889 pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (3/6/2026). (Foto: Dok. IMG)

Sebelumnya, MSCI menyampaikan sejumlah catatan terkait transparansi kepemilikan saham dan likuiditas sejumlah emiten di Indonesia. Lembaga indeks global tersebut bahkan membuka kemungkinan untuk meninjau kembali status Indonesia sebagai pasar berkembang (emerging market). 

Pada April 2026, MSCI memutuskan memperpanjang masa evaluasi terhadap reformasi pasar modal Indonesia hingga Juni 2026 sebelum mengambil keputusan final. Ketidakpastian tersebut membuat pelaku pasar cenderung mengambil sikap hati-hati dan melakukan aksi jual, yang turut memperdalam koreksi IHSG pada perdagangan hari ini.

"Investor juga cemas menantikan pengumuman MSCI pada Juni 2026," tulis riset Phintraco Sekuritas. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Ambles ke 5.839, MINE-WEHA Pimpin Top Losers

57 tahun lalu

Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal