Kata Ibas soal KPK: Tak Boleh Dilemahkan, tapi Jangan Terlalu Kuat

mg
Maria Neti Indrawati
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono. (Foto: iNews.id/Maria Neti Indrawati).

"Kemarin itu kan baru permulaan pembahasan akibat penundaan di 2017/2016. Nah itulah awal dari pembahasan. Mau gimana-gimana ya kita tanyakan ke pemangku di parlemen kan tidak hanya Partai Demokrat. Tidak hanya DPR, tapi pemerintah juga ada," ujar Ibas.

Seluruh fraksi partai politik di parlemen menyetujui revisi UU KPK menjadi usul inisiatif DPR RI. Hal itu disepakati dalam forum sidang rapat paripurna ke-7 Tahun 2019-2020, Kamis (5/9/2019).

Keputusan ini pun menuai kontroversi. Sejumlah kalangan menganggap revisi UU ingin melemahkan KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan bahwa KPK secara resmi menolak revisi tersebut.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Bos PT Blueray John Field Menyerah usai Kabur dari OTT KPK, Langsung Ditahan

Nasional
3 jam lalu

KPK Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno terkait Kasus Jual Beli Gas, Ini yang Didalami

Nasional
6 jam lalu

Penampakan Ketua PN Depok Pakai Rompi Oranye usai Jadi Tersangka KPK, Tangan Diborgol

Nasional
7 jam lalu

KY Sesalkan Ketua-Wakil Ketua PN Depok Kena OTT KPK: Negara Sudah Beri Kesejahteraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal