Hasto: Demokrasi Dikebiri, tapi Banyak yang Diam

Irfan Ma'ruf
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengulas tokoh pewayangan saat peringatan 28 perisitwa Kudatuli. Dia menyebut demokrasi dikebiri namun banyak yang diam. (Foto: Irfan Ma'ruf)

Pada akhirnya, Kumbokarno masuk surga, namun harus menunggu adiknya yang bernasib sama bernama Gunawan Wibisono.

“Nah itu cerita wayang saudara-saudara sekalian, pesan moral dari Kumbokarno ini adalah karena dia bingung antara jalan kesatria dan jalan sebagai brahmana. Sehingga akhirnya hidupnya penuh keraguan. Meskipun dia bisa melihat dengan mata hatinya mana yang benar, mana yang tidak,” ungkapnya.

“Tetapi dia tidak melakukan banyak perbuatan-perbuatan untuk membela keadilan meskipun itu harus mempertaruhkan jiwa dan raganya,” lanjutnya.

Politisi asal Yogyakarta ini pun mengingatkan bahwa sosok Kumbokarno ini seperti Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang tetap teguh meski kantor partainya diserang pada peristiwa 27 Juli 1996 oleh rezim pemerintahan Orde Baru.

“Seperti Bu Mega, kantornya harus diserang oleh rezim otoriter,” katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Cerminkan Semangat Demokrasi

57 tahun lalu

AHY: Oposisi Harus Konstruktif dan Beri Solusi, Tak Boleh Pecah Belah Bangsa

57 tahun lalu

Posisi Partai Penyeimbang Disorot, PDIP Buka Suara

57 tahun lalu

Megawati hingga Pramono Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi Jakpus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal