JAKARTA, iNews.id - Puasa ke berapa hari ini, Sabtu, 28 Februari 2026 menjadi pertanyaan banyak umat Muslim di tengah perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah. Adapun, Ramadan 1447 H telah memasuki pekan kedua.
Artinya, kewajiban menjalankan ibadah puasa masih tersisa sekitar tiga pekan ke depan hingga memasuki Idulfitri 1447 H.
Perbedaan awal puasa tahun ini membuat sebagian masyarakat kembali membuka kalender. Dua acuan penetapan 1 Ramadan berdampak langsung pada perhitungan hari puasa yang sedang dijalani.
Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara Muhammadiyah memulai puasa lebih dulu pada Rabu, 18 Februari 2026.
Jika mengacu pada versi pemerintah dan NU yang memulai puasa pada 19 Februari 2026, maka 28 Februari 2026 bertepatan dengan puasa hari ke-10.
Sementara itu, menurut versi Muhammadiyah yang mengawali Ramadan pada 18 Februari 2026, maka 28 Februari 2026 merupakan puasa hari ke-11.
Selisih satu hari ini menjadi konsekuensi dari perbedaan metode penetapan awal bulan hijriah. Kondisi serupa kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir dan sudah menjadi dinamika penanggalan Islam di Indonesia.
Dengan dua versi yang berlaku, masyarakat diimbau lebih teliti menyesuaikan hitungan sesuai pedoman masing-masing. Ketelitian penting agar tidak keliru dalam menentukan hari-hari penting Ramadan, termasuk menjelang malam Lailatul Qadar dan perhitungan akhir bulan.