Harga Pertamax Naik, Pakar UGM: Sudah Tepat

Puti Aini Yasmin
ilustrasi kenaikan harga pertamax

JAKARTA, iNews.id - Pertamina resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax (RON 92) Rp9.000 – Rp9.400 per liter menjadi Rp12.500 hingga Rp13.000. Merespons hal ini, pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai hal tersebut sudah tepat.

Pertamina sendiri melalukan penyesuaian harga setelah mempertimbangkan lonjakan harga minyak mentah Indonesia (ICP) dari 73,36 dolar AS per barel pada Desember 2021 menjadi 114,55 dolar AS per 24 Maret 2022.

Pengamat Energi UGM, Dr Fahmy Radhi, MBA mengatakan pada dasarnya harga Pertamax ditetapkan oleh mekanisme pasar. Dengan begitu, harga Pertamax harus dinaikkan sesuai harga minyak dunia yang sudah mencapai 130 dolar AS per barel. Jika tidak dinaikkan beban Pertamina semakin berat.

“Karenanya, penaikkan harga Pertamax oleh Pertamina menjadi Rp12.500 per liter mulai 1 April 2022 sudah tepat," ucap Fahmy di Kampus UGM, Sabtu (2/4/2022).

Lebih lanjut, Fahmy Radhi mengatakan kenaikan harga Pertamax bisa memicu inflasi. Hanya saja, kontribusi terhadap inflasi kecil karena proporsi konsumen Pertamax di Indonesia hanya berkisar 12 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Buletin
12 hari lalu

KIP Kabulkan Sebagian Gugatan Kelompok Bon Jowi Terkait Ijazah Jokowi di UGM

Nasional
12 hari lalu

KIP Kabulkan Sebagian Gugatan Bonjowi, Salinan Ijazah dan Transkrip Nilai Jokowi Terbuka buat Publik

Nasional
12 hari lalu

Bonjowi Ungkap Minta 20 Dokumen terkait Ijazah Jokowi ke UGM, Tak Satu pun Diberikan

Nasional
29 hari lalu

Harga BBM Pertamina 21 Februari 2026 di Akhir Pekan, Ada yang Turun?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal