Guru Besar dan Civitas UMJ Tuntut Presiden Junjung Tinggi Moral dan Etika Demokrasi

Achmad Al Fiqri
Guru Besar dan civitas UMJ tuntut presiden junjung tinggi moral dan etika demokrasi (foto: MPI)

"Kini, justru terjadi berbagai bentuk demoralisasi, melalui praktik-praktik ketidaknegarawanan dari berbagai penyelenggara negara yang tidak netral, keberpihakan, dan manipulatif," ujar Ibnu.

Pemimpin negara yang seharusnya menjadi teladan bagi warga negara, kata Ibnu, justru tidak mampu menjadi contoh. Bahkan, sikap yang tidak netral dilakukan dengan berbagai pembenaran.

"Kami menilai, hal yang demikian itu akan mendegradasi pemilu sebagai sarana daulat rakyat menjadi sarana pembuat pilu. Kondisi ini mengguncang batin dan nurani kami sebagai cendekiawan," ucapnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Muhammadiyah Sampaikan 8 Rekomendasi terkait Board of Peace: Perdamaian Harus Disertai Keadilan!

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
10 hari lalu

Muhammadiyah Tak Sepakat Polri di Bawah Kementerian: Bisa Muncul Problem Baru

Nasional
31 hari lalu

Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal