Gaya Komunikasi Jokowi Disebut Keras, Ma'ruf Amin: Itu Mengklarifikasi

Aditya Pratama
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (Foto: Ist)

Sebelumnya, Jokowi mengaku tak mempersoalkan terkait perubahan gaya komunikasinya itu. Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, tidak ada yang salah terkait perubahan gaya komunikasinya pada saat pidato, yang terkadang melontarkan nada keras.

"Masa saya diam terus, saya suruh diem terus? Saya suruh sabar terus? Ya ndak dong. Sekali-kali dong," kata Jokowi, usai hadiri konsolidasi nasional Jenggala Center, Jakarta, Minggu (3/2/2019).

Mantan wali kota Solo ini menjelaskan, isi pidatonya beberapa waktu lalu yang menyinggung isu kabar bohong (hoaks) yang terjadi selama masa kampanye pemilihan presiden (Pilpres) itu bukan bermaksud menyindir pihak lain.

"Siapa yang nyerang? Saya enggak pernah nyerang. Saya menyampaikan apa adanya," ujar Jokowi.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kubu Roy Suryo Klaim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Gugur, Sebut Tak Layak Disidangkan

57 tahun lalu

Jokowi Sebut Nadiem Makarim Sosok yang Baik

57 tahun lalu

Kasusnya Segera Disidang, Roy Suryo: Polda Metro Kayaknya Didorong Termul yang Ngamuk

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Tifa Segera Disidang, Pengacara Jokowi: Selama Ini Publik Disuguhkan Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal