Ganjar Tak Setuju Makan Siang Gratis: Keliru untuk Selesaikan Stunting 

Raka Dwi Novianto
Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo menghadiri Hajatan Rakyat Cibinong di Stadion Pakansari, Bogor. (Foto: Istimewa)

"Maka kita ingin kesehatan itu dimulai dari kita sendiri mencegah, preventif, olahraga, hidup bersih. Baru kalau kemudian sakit kita bawa ke dokter. Maka setiap desa perlu satu desa satu faskes satu nakes itu," kata Ganjar.

Ganjar juga memiliki program unggulan bersama Mahfud yakni KTP sakti. Dengan adanya hal tersebut diharapkan bantuan BLT, PKH hingga pupuk dapat tersalurkan tepat sasaran.

Selain itu, kata Ganjar, program lainnya yang tidak kalah penting adalah investasi pendidikan pada seluruh keluarga di Indonesia. Dengan program satu keluarga miskin satu sarjana, diharapkan dapat mengubah kehidupan keluarga di Indonesia menjadi lebih baik.

"Kemiskinan yang hari ini ada disana insyaallah akan kita selesaikan dengan investasi melalui pendidikan satu keluarga miskin satu sarjana. Agar kualitas kita lebih baik dan agar keluarga itu kelak hidup lebih baik," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat, Siapkan Tim Khusus

57 tahun lalu

Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG

57 tahun lalu

Hashim Ungkap Asal-Usul Program MBG: Digagas Prabowo sejak 2006

57 tahun lalu

Angka Anak Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Butuh Perhatian Semua Pihak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal