Farhat Abbas Sebut Pendarahan Vina karena Menstruasi, Bukan Tewas Dibunuh

Binti Mufarida
Pengacara Saka Tatal, Farhat Abbas dalam Dialog Rakyat Bersuara, Selasa (30/7/2024).  (Foto tangkapan layar).

“Artinya, ketika Vina ditemukan bukan dalam keadaan meninggal. Pada jam tersebut Mega dan Widi mengaku ada yang mengangkat telepon dan mengaku dari kepolisian dan mengatakan bahwa terjadi kecelakaan lalu lintas. Kemudian, saudari Vina dibawa ke Rumah Sakit Sunan Gunung Jati,” kata Farhat.

Farhat mengatakan kesaksian dari Mega dan Widi yang diungkap dalam sidang Saka Tatal. Hakim juga menanyakan kepada saksi soal Vina dibunuh atau kecelakaan. 

“Di dalam visum itu akan disebutkan ada pendarahan aktif di dalam kemaluan Vina. Pendarahan aktif ini disebutkan benda tumpul, artinya kalau pada saat Vina berhalangan tidak mungkin dalam waktu 12 menit, diperkosa. Kemudian pemerkosanya macam apa yang melakukan macam itu,” pungkasnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

57 tahun lalu

BEM UI Siap Turun ke Jalan Lagi, Unjuk Rasa di Bundaran HI

57 tahun lalu

Rizal Fadillah Minta Polisi Tegas soal Kasus Ijazah Jokowi: Beri Kepastian Hukum!

57 tahun lalu

David Pajung: Sidang Kasus Ijazah Jokowi Harus Terbuka agar Publik Melihat Fakta

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Belum Ditahan, Khozinudin: Polisi dan Jaksa Ragu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal